Proses Perceraian Kristen

Dalam undang – undang putusnya sebuah ikatan perkawinan bisa disebabkan karena tiga hal diantaranya adalah kematian, perceraian dan putusan dari pengadilan. Dan perceraian sendiri adalah salah satu sebab putusnya sebuah ikatan perkawinan yang hanya ada di depan sidang pengadilan. Dimana ini artinya, perceraian hanya bisa sah secara hukum jika dilakukan melalui proses persidangan dalam pengadilan. Dan untuk mereka yang beragama kristen maka mereka dapat mengajukan gugatan cerai ke pengadilan negeri yang berwenang.

Langkah dalam mengajukan perceraian agama kristen

Untuk langkah utama dalam proses gugat cerai adalah dengan menentukan dimana pengadilan negeri yang memiliki wewenang. Dan pengadilan yang akan memproses proses gugatan cerai adalah pengadilan yang sesuai dengan hukum dari tempat tinggal anda saat ini dan bukan tempat pernikahan yang dilangsungkan atau domisili KTP anda.

Selanjutnya, pembuat gugatan dalam proses perceraian harus membuat alasan perceraian yang masuk akal dan disesuaikan dengan alasan perceraian yang sudah diatur dalam Undang Undang pernikahan dan peraturan pemerintahan.

Jika sudah sesuai dengan beberapa alasan tersebut maka selanjutnya anda bisa memulai melengkapi beberapa cara untuk melakukan Proses Perceraian Kristen diantaranya adalah :

  • Anda bisa melakukan proses pendaftaran gugatan
  • Anda selanjutnya akan menerima surat panggilan untuk sidang
  • Untuk sidang pertama jika kedua belah pihak hadir bersama maka biasanya Majelis Hakim mewajibkan untuk semua pihak melakukan proses mediasi yang mana akan disesuaikan dengan peraturan pemerintah. Dan untuk waktu mediasi ini juga diatur dalam peraturan pemerintah setidaknya adalah 30 hari
  • Selanjutnya jika waktu mediasi dinyatakan gagal maka akan dilanjutkan dengan sidang proses pembacaan gugatan dari penggugat.
  • Selanjutnya akan ada sidang jawaban
  • Dilanjutkan dengan sidang replik
  • Lalu sidang Duplik
  • Selanjutnya adalah sidang bukti surat dari pihak yang menggugat
  • Ada juga sidang bukti dari pihak yang tergugat
  • Selanjutnya ada sidang antara saksi yang penggugat dan yang tergugat.
  • Dan ada juga sidang kesimpulan
  • Ada juga sidang pembacaan putusan dalam perkara

Proses Putusan Sidang

Nah jika sudah mendapatkan putusan dalam proses sidang putusan perkara dan pada saat putusan dibacakan dan tergugat hadir, maka terhitung kurang lebih 14 hari maka keputusan ini tidak ada bandingan dengan tergugat maka putusan yang sudah dibuat setidaknya sudah memiliki kekuatan hukum yang tetap. Namun jika saat proses putusan, tergugat tidak hadir tanpa ada pemberitahuan dan isi putusan yang disampaikan juga pada tergugat melalui surat pemberitahuan selama 14 hari yang dikirimkan ke alamat tergugat. Dan putusan ini juga memiliki kekuatan hukum. Nah, jika dalam perkara tidak ada bandingkan, maka penggugat dan tergugat dapat meminta salinan dari Pengadilan Negeri untuk kemudian dibawa ke Kantor Catatan Sipil yang sesuai dengan Domisili sesuai dengan KTP dari pihak yang ingin proses Akta Cerai. Jika sudah begini maka Proses Perceraian Kristen. Namun ada juga kemungkinan besar pihak tergugat yang tidak bisa hadir di pengadilan padahal sudah di mendapatkan surat pengadilan, maka gugatan proses perceraian kristen bisa disidangkan dengan cara verstek atau proses sidang tanpa ada tergugat dan prosesnya juga akan jauh lebih singkat.

Leave a Reply