Beberapa Biaya Perceraian yang Harus Diketahui

Dalam sebuah hubungan rumah tangga yang sudah tidak lagi harmonis, maka akan ada putusan cerai baik dari salah satu pihak, ataupun kesepakatan kedua belah pihak. Lalu, apakah prosedur pengurusan perceraian sangat mudah? Tentu tidak, ada beberapa prosedur yang harus dilewati untuk dapat menyelesaikan kasus perceraian.

Beberapa yang perlu dipersiapkan, salah satunya adalah biaya perceraian dan juga kesiapan diri selama menjalani proses perceraian. Anda wajib mendatangi Kantor Pengadilan Agama untuk hadir dalam beberapa sidang sampai putusan pengadilan berlaku.  Adapun biaya-biaya yang perlu dipersiapkan diantaranya adalah:

  1. Jasa Pengacara

Pada umumnya, tidak ada sebuah keharusan untuk memakai seorang pengacara dalam menyelesaikan masalah perceraian. Biaya yang harus dikeluarkan biasanya merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak. Biaya yang dikeluarkan juga harus sewajarnya sesuai dengan penyelesaian kasus.

Ada dua tarif alternatif yang biasanya dipakai oleh pengacara, memakai jasa secara penuh ( lump sum ) yang dibayarkan secara tunai.  Atau memakai alternatif yang kedua yaitu di bayar per jam ( hourly basis).  Salah satu dari keduanya bisa dipakai sesuai dengan keuangan anda.

Adapun beberapa rincian memakai jasa pengacara  yang harus di bayarkan seperti honor pengacara, transportasi, akomodasi, biaya perkara, biaya sidang, dan pemenangan kasus.

  1. Biaya Pengadilan

Biaya pengadilan atau bisa disebut juga biaya panjar perkara, ditentukan oleh di pengadilan mana yang anda rujuk untuk menyelesaikan kasus perceraian. Semakin jauh pengadilan yang anda rujuk maka, biaya yang dikeluarkan juga tidaklah sedikit.

Jika menggunakan jasa pengacara sebagai solusi penyelesaian kasus anda, biasanya biaya pengadilan sudah tidak perlu dibebankan lagi karena sudah menjadi satu paket dengan biaya pengacara. Namun, jika anda mengurusnya sendiri maka ada biaya-biaya yang perlu di persiapkan, diantaranya adala:

  1. Biaya pendaftaran perkara sebesar Rp 30.000
  2. Panggilan pemohon dalam persidangan sebesar Rp 150.000  untuk tiga kali kedatangan
  3. Panggilan termohon dalam empat kali kedatangan sejumlah Rp 400.000
  4. Biaya proses atau disebut biaya ATK sebesar Rp 50.000
  5. Materai Rp 5.000
  6. Redaksi Rp 6.000

Rincian biaya diatas, hanya kisaran biaya perceraian jika memakai pengadilan terdekat. Beban biaya akan jauh lebih tinggi jika memakai lembaga pengadilan yang jauh dari tempat pemohon ataupun termohon, akan ada beban biaya lainnya yang harus dibayarkan.

  1. Biaya Lain-lain

Jika melakukan prosedur perceraian yang diurus sendiri, maka biaya yang dikeluarkan memang sedikit dibandingkan dengan memakai jasa pengacara. Namun, tetap saja ada biaya yang tak terduga yang wajib anda bayarkan selama proses perceraian berlangsung.

Ada biaya untuk pengadilan hak asuh anak, pencatatan perceraian, dan akta cerai. Semua biaya tersebut belum termasuk biaya pengadilan cerai. Hal tersebutlah yang membuat biaya perceraian sangat mahal.

Perceraian adalah solusi terakhir jika tidak mencapai titik temu persoalan antara suami dan istri. Berpisah dipilih menjadi satu-satunya solusi terbaik untuk melanjutkan kehidupan masing-masing. Namun ada banyak hal yang harus dipikirkan sebelum melakukan perceraian.

Prosedur yang cukup panjang dan biaya perceraian yang tidak sedikit tentunya harus dijadikan bahan pertimbangan ked epannya. Terlebih jika salah satu di antara pasangan suami istri tidak mau dicerai dan tetap mengulur waktu selama proses pengadilan, tentunya akan menambah beban dana yang harus dikeluarkan. Namun, jika anda tidak mau repot-repot mengurusi hal-hal yang harus dipersiapkan untuk perceraian, memakai jasa pengacara adalah pilihan terbaik meski biaya yang dikeluarkan cukup tinggi.

Leave a Reply