4 Alasan Pentingnya Menyewa Pengacara Perceraian

Meski tabu, perceraian sudah banyak terjadi di Indonesia. Pasangan yang memutuskan bercerai, tidak hanya dari kalangan atas, namun juga menengah hingga ke bawah. Dari banyak kasus perceraian yang ada, hampir sebagiannya harus melalui proses yang rumit. Ditambah dengan tidak nyamannya menjalani proses gugatan, banyak pasangan memilih mewakilkannya pada pengacara. Setidaknya ada 4 alasan berikut ini, kenapa Anda harus menggunakan jasa pengacara perceraian.

Berpengalaman mengurus berkas pengajuan perceraian

Pasangan mana pun tidak menikah untuk mempersiapkan sebuah perceraian. Tentunya saat harus mengambil keputusan bercerai, ada kebingungan yang terjadi. Terutama harus memulai dari mana untuk membuat proses perceraian segera dapat disahkan. Semua kebingungan ini tidak perlu dialami jika Anda bertemu dan berkonsultasi dengan pengacara. Mereka menjadi orang yang paling memahami bagaimana proses perceraian dilakukan.

Saat Anda bertemu dengan pengacara, semua kebingungan tentang proses perceraian dapat diatasi. Langkah pertama pengajuan perceraian hingga dokumen yang harus disiapkan untuk dibawa ke pengadilan agama juga akan ditangani oleh pengacara. Bahkan saat nanti harus datang dan mengajukan berkas-berkas perceraian, juga akan ditangani oleh pengacara. Sehingga Anda tidak harus bingung sementara di saat yang sama emosi sedang tidak stabil.

Tidak harus terlibat konflik emosional

Proses perceraian tidak hanya melibatkan tumpukan berkas-berkas yang mendukung jalannya sidang. Perceraian juga melibatkan banyak hal dari mulai kehadiran mantan pasangan, keluarga hingga teman yang bertindak sebagai saksi dan banyak lagi. Semua hal ini dapat membuat emosi Anda semakin besar dan kuat. Pertahanan diri yang selama ini Anda bangun untuk menghadapi perceraian bisa jadi runtuh dan membuat Anda lemah.

Dengan bantuan pengacara perceraian, semua konflik emosional tersebut bisa jadi dapat dihindari. Pasalnya dengan menyewa jasa pengacara, semua proses perceraian tidak harus Anda lakukan sendiri secara langsung. Bisa jadi Anda akan diminta untuk datang beberapa kali, namun tidak terus-menerus. Dengan demikian Anda tidak harus bertemu dan bertatap muka dengan mantan pasangan. Tidak juga harus mengurus berkas yang rumit dan mengorek luka lama.

Lebih cepat dan mudah

Ada beberapa hal yang membuat proses perceraian berjalan cepat atau justru lebih lambat. Salah satunya adalah adanya kesepakatan dari kedua belah pihak. Biasanya pasangan yang telah mencapai kata sepakat untuk berpisah, tidak membutuhkan waktu panjang untuk resmi dikeluarkannya akta perceraian. Biasanya hanya perlu 3-4 bulan untuk pasangan yang bersepakat menikah. Namun lain cerita jika kedua pasangan berseteru dan tidak sepakat.

Waktu perceraian akan lebih lama dan berbelit-belit saat salah satu pihak tidak menghendaki adanya perceraian. Namun, dengan meminta bantuan pengacara, proses perceraian yang sangat lama dan bermasalah dapat diselesaikan dengan cara yang lebih efektif. Selama waktu 3-4 bulan perceraian atas kesepakatan kedua belah pihak, durasi waktu dapat dikurangi menjadi lebih cepat. Semakin cepat selesai, surat cerai juga segera didapatkan dan Anda tidak lagi mengalami tekanan emosi.

Konsultasi hak asuh dan harta gono-gini

Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa proses perceraian akan lebih cepat dan mudah dilakukan jika kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat. Meski begitu, ada proses lagi yang harus dijalani. Yakni pembagian harta gono-gini dan juga hak asuh anak. Pasangan yang telah sepakat mengajukan perceraian, akan membagi harta gono-gini dengan adil. Demikian pula dengan hak asuh anak juga akan ditetapkan dengan adil.

Meski begitu, untuk membagi adil harta goni-gini dan juga hak asuh anak, Anda harus berkonsultasi dengan pengacara. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerugian pada salah satu pihak. Lebih lagi saat kedua pasangan tidak mencapai kata sepakat, bantuan pengacara semakin diperlukan. Saat kedua belah pihak tidak sepakat, pengacara perceraian akan menjadi penengah yang akan membuat pembagian hak asuh dan harta dengan adil sesuai ketentuan hukum.

Leave a Reply